Dobrak.id – JAMBI. Aksi aparat gadungan yang dilakukan oleh pria inisia F, akhirnya berhasil dihentikan oleh tim macan unit Reskrim Polsek Jambi Selatan.
Pemuda inisial F ini telah mengaku-ngaku sebagai anggota Polri dan TNI ke banyak orang di Kota Jambi hingga keluar Provinsi Jambi.
Korbannya orang yang menawarkan produk atau barang di forum jual beli dalam Facebook. Atas tawaran tersebut dikomentari oleh pelaku seolah-olah berminat membeli dan dia sembari mengaku-ngaku berprofesi sebagai aparat.
Usai meyakini korban, pelaku meminta korban bertransaksi secara COD ditempat yang ditentukannya. Lantas korban datang membawa sepeda motor yang akan dijual kepada pelaku.
Ditengah pertemuan, tiba-tiba pelaku meminjam motor yang akan dijual dengan alasan untuk mengambil uang.
Atas dasar keyakinan, permintaan pelaku ditepati oleh korban, tetapi naas dibalik keyakinan itu berujung korban mengalami kerugian, motor yang dipinjamkan tidak kunjung kembali.
Akibat masalah yang dialami, korban melapor ke Polsek Jambi Selatan dikarenakan tempat kejadian perkara berlokasi di wilayah hukum Polsek ini.
Setelah melakukan penyelidikan, akhirnya tim macan Unit Reskrim Polsek Jambi Selatan ( tim macan selatan ) berhasil menangkap pelaku saat di jalan raya, yang diduga pelaku sedang mencari mangsa berikutnya.
Penangkapan dipimpin Kanit Reskrim Polsek Jambi Selatan, IPTU Charisma Fajar.
“Pelaku sudah kita tangkap, sementara ini dia kami tetapkan sebagai pelaku tunggal,” ujar Iptu Charisma Fajar.
Pelaku kejahatan yang telah ditangkap ini terpaksa polisi berlakukan tindakan tegas terukur untuk menghentikan perlawanannya, masing-masing kakinya bersarang sebutir peluru tajam.
Selain itu F telah juga ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan. Saat ini diketahui ada 20 kali kasus tersebut dilakukan, yang mayoritas dilakukan dengan menyamar sebagai aparat alias aparat gadungan.
( lim / Dobrak.id )












