PASAR BEDUK DISERBU WARGA LAGI USAI VAKUM 2 TAHUN

Dobrak.id – JAMBI. Pasar beduk kembali diserbu warga di Kota Jambi, yaitu pasar yang hanya ada di bulan Ramadhan. Pasar beduk sempat vakum 2 tahun akibat pandemi Covid19 yang begitu parah di Indonesia, salah satunya di Kota Jambi. Akibat Pandemi ini berbagai aktivitas terjadi pembatasan luar biasa oleh pemerintah, termasuk pasar tersebut sebagai imbasnya yang tidak bisa beroperasi 2 tahun.

Adapun pasar ini aktif kembali saat Ramadhan 1443 Hijriyah, uniknya pasar ini selain hadir saat ramadhan juga hanya buka di sore hari, berbagai orang berdagang penganan atau makanan dan minuman di pasar ini sebagai takjil berbuka puasa.

Salah satunya pasar ini beroperasi di kawasan sekitar Perumnas Kota Baru Jambi, yang ditambah nama Al Muhajirin sebagai spesifikasi tempat untuk penanda semata, pentingnya tambahan nama karena pasar beduk beroperasi di berbagai wilayah dalam Provinsi Jambi.

Terpantau ada perbedaan pada pasar beduk Al Muhajirin tahun ini dibanding dengan tahun lalu, yaitu tidak banyak pedagang dan tenda yang dipasang pun tidak sepanjang masa lampau.

Meski begitu, tempat ini dipadati ratusan orang pengunjung, mulai dari berjalan-jalan semata tanpa berbelanja hingga ada yang berbelanja.

Panasnya cuaca yang terjadi saat awal Ramadhan 1443 Hijiriyah, berbagai jenis minuman banyak dibeli pengunjung, berikutnya kue tradisional.

Rina adalah nama salah seorang pengunjung yang datang ke tempat tersebut bersama keluarganya. Dirinya sangat bahagia pasar beduk telah aktif kembali.

“Senang sekali udah ada pasar beduk, sembari menunggu beduk berbuka puasa kami bisa jalan-jalan kemari dan membeli kebutuhan kuliner untuk buka pusa,” kata Rina.

Pasar beduk
Aktivitas berburu takjil di hari pertama Ramadhan 1443 H.

Sementara itu salah seorang wanita yang berjualan makanan disini juga mengungungkapkan rasa bahagianya, bahkan menilai pembeli atau pengunjung lebih ramai dibanding hari pertama Ramadhan tahun lalu.

“Ramai hari pertamo tahun nilah, mungkin lah lamo idak bukak kan, jadi orang penasaran pingin tau kondisi terkini,” ujar seorang pedagang.

Dikarenakan Indonesia masih dalam status Covid19, tim gugus tugas bersiaga di lokasi setempat menyampaikan himbauan agar pengunjung dan pedagang tetap menerapkan Protokol kesehatan (Prokes).

( lim / Dobrak.id )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *