DIDUGA ALAMI PERUNDUNGAN DI SEKOLAH, SEORANG SISWI SDIT AL-AZHAR DIKABARKAN MENINGGAL DUNIA.

Dobrak.id – KOTA JAMBI. Kasus perundungan siswa merebak di media sosial dan sejumlah jejaring Whatsapp dan Facebook.  Seorang siswi di SD Islam Terpadu Al Azhar dikabarkan meninggal dunia karena dibuli oleh teman sekolahnya.

Kabar memilukan beredar di jejaring media sosial Jambi. Seorang siswi di SD Islam Terpadu Al Azhar Jambi, diduga meninggal dunia karena dirundung dan dibuli oleh teman sekolahnya. Siswi tersebut bernama Anzalia Khayla Dananjaya, Siswi kelas 3B SD IT Diniyyah Al-Azhar Jambi.

Dikutip dari portal berita online, Inilahjambi.com, Khayla meninggal dunia 2 bulan lalu karena mengalami pendarahan di kepala, akibat sering dibenturkan kepala ke dinding oleh teman sekelasnya. Penyebab kematian Khayla pun baru terungkap setelah adiknya mengalami hal yang sama di sekolah tersebut.

Terkait kabar ini, pihak SD IT Al Azhar Jambi yang dikonfirmasi tidak bisa memberikan kepastian, apakah kasus perundungan hingga mengakibatkan Kayla meninggal tersebut, benar terjadi atau tidak. Pihak sekolah juga terlihat gelagapan saat ditanya, apakah adik dari Kayla juga mengalami perundungan atau pembulian serupa. Ketua Divisi pengajaran SD IT Al Azhar Jambi Rini Kartini hanya menjelaskan, bahwa permasalahan ini telah diselesaikan dengan baik-baik bersama pihak keluarga Kayla.

“Intinya pihak keluarga sudah kami panggil kedua belah pihak. Intinya orang tua tidak mempermasalahkan. ya namanya anak-anak umurnya masih 9 tahun. Jadi kita harus memahami anak-anak. Kita harus mampu membimbingnya dengan baik ke arah lebih baik.” kata Rini kepada media

Sementara itu, Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko  Wahyudi saat dikonfirmasi melalui Whatsapp mengatakan, bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan atas kabar dugaan kasus perundungan tersebut. Terlebih menurut Eko, kejadian tersebut terjadi pada 2 bulan lalu, sehingga belum dapat dipastikan apakah perundungan tersebut benar benar terjadi atau tidak.

( saf/Dobrak.id )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *