RATUSAN WARGA BLOKIR JALAN DI DESA TALANG DUKU

demo blokir jalan
Ratusan Warga Kecamatan Taman Rajo Memblokir Jalan di Desa Talang Duku

Dobrak.id – MUAROJAMBI, Ratusan warga blokir jalan di Desa Talang Duku. Selasa 13 September 2022, ratusan warga Kecamatan Taman Rajo Muaro Jambi melakukan aksi blokir jalan. Pemblokiran berlangsung di Jalan Lintas Desa Talang Duku. Warga kesal karena kondisi jalan semakin rusak parah dan berdebu. Aksi ini merupakan tindakan susulan, yang mana beberapa bulan lalu juga berlangsung aksi serupa dan  pihak perusahaan berjanji akan melakukan perbaikan. Namun janji tersebut tidak terealisasi sehingga warga kembali melakukan pemblokiran jalan.

Kepala Desa Talang Duku Muslim dalam orasinya meluapkan kekecewaan terhadap para sejumlah perusahaan. Sempat ada rencana akan membangun jalan ini dengan dana Rp 8 Miliar, namun sampai saat ini rencana tersebut juga tidak kunjung terealisasi.

“Katanya mau di bangun, sudah di urus kesana kesini tapi tidak juga terealisasi,” ujar Muslim Kades Talang Duku (13/9). 

Maulana koordinator aksi menegaskan, bahwa tindakan warga ini untuk menagih janji perusahaan yang akan membangun jalan. Warga menilai jalan sudah tidak layak lagi karena berdebu, dan kerusakan menyebabkan kecelakaan serta kemacetan.

”Iyo bang, kita sudah 2 hari disini. Tuntutan kami hanya untuk menagih janji yang telah mereka buat dan mereka sepakati. Sampai kapanpun dia melunasi pembayaran Rp 8 Miliar tersebut baru kami buka jalan ini. Kalau satu minggu belum lunas, tetap satu minggu kami tutup jalan ini,” ujar Maulana.

“Jalan ini sudah tidak layak. Jalan ini sudah rusak parah sehingga sering memicu terjadinya kecelakaan, kemacetan. Dan juga sering membuat korban meninggal dunia, ada juga ibu-ibu yang melahirkan di jalan, itu fakta dan data yang ada di lapangan,” pungkas Maulana.

Sopir Truk Keluhkan Aksi Pemblokiran Jalan

sopir truk batubara
Alvian Salah Seorang Sopir Truk Batubara yang Tidak Dapat Melintas Akibat Aksi Pemblokiran Jalan

Sementara itu, akibat aksi pemblokiran tersebut terpantau ratusan truk terparkir di sepanjang jalan Desa Talang Duku. Seperti truk CPO, truk Batubara dan truk Angkutan lainnya. Kondisi ini dikeluhkan para sopir angkutan yang berharap jalan dapat kembali dibuka. Para sopir mengeluh harus keluar biaya tambahan untuk makan minum selama aksi pemblokiran, sementara pendapatan mereka dari mengantar barang tidak seberapa.

“Kita rugi bang, soalnya kan kita disini kerja. Kita inikan ikut pabrik bang, uang jalan kita tidak seberapa bang. Kita sudah 2 hari tertahan disini, makan kayak mano bang terus waktu kerjo kami jugo tebuang. Harapannyo jalan segera dibukalah bang,” Ujar Alvian Salah Seorang Sopir Truk Batubara.

Suasana Memanas, Oknum Polisi Minta Warga Bongkar Tenda

demo memanas
Suasana Memanas Saat Seorang Anggota Polisi Meminta Warga Membongkar Tenda

Unjuk rasa pemblokiran jalan ini berjalan lancar dengan pengawalan ketat pengamanan dari kepolisian. Hanya saja, suasana sempat memanas karena ada salah seorang anggota kepolisian yang meminta warga untuk membongkar tenda aksi. Permintaan polisi tersebut sontak menyulut emosi para pendemo. Beruntung sejumlah anggota polisi lain langsung mengamankan rekannya dari lokasi aksi.

“Tolong ini pak Kapolsek diamankan ini, ada anggota bapak yang mau provokasi kami ini. Tolong diamankan ini, kalau tidak kami yang akan amankan,” teriak massa.

(Yasri/Dobrak.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *