TINGKATKAN KESIAPAN IGD, SILOAM HOSPITALS JAMBI LAKSANAKAN SIMULASI CODE YELLOW

DOBRAK.ID, KOTAJAMBI – Dalam rangka meningkatkan kesiapan tenaga kesehatan dana memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam kondisi darurat, Siloam Hospitals Jambi menggelar acara Simulasi Code Yellow, pada Jumat (18/10).

Code Yellow atau Kode kuning adalah kode yang diumumkan jika terdapat kejadian darurat massal atau yang bersifat emergensi, baik yang berasal dari luar maupun dari dalam rumah sakit, seperti kecelakaan massal, keracunan massal, wabah/ ataupun KLB.

Kegiatan simulasi code yellow ini telah rutin dilakukan setiap tahunnya oleh Siloam Hospitals Jambi.
Hal ini bertujuan untuk melihat kesiapan Sumber Daya Manusia Siloam Hospitals Jambi, apabila terjadi keadaan darurat yang mendatangkan pasien yang jumlahnya lebih dari 10 orang diwaktu bersamaan.

“Ini kegiatan tahunan yang kita lakukan dimana kita melakukan simulasi sesuai dengan kejadian yang pernah terjadi, seperti kali ini simulasi yang kita adakan adalah kecelakaan offroad yang terjadi beberapa waktu lalu,” kata Dr. Masni Meria Silalahi, Head emergency departement Siloam Hospitals Jambi.

Pada simulasi code yellow kali ini, pasien yang datang berjumlah 15 orang, sedangkan IGD Siloam Hospitals Jambi sedang menangani pasein lainnya di IGD.

“Pastinya dengan hadirnya pasien dalam waktu bersamaan ini membutuhkan cara khusus dan koordinasi yang baik dengan semua unsur di RUmah Sakit, baik itu perawat, dokter, laboratorium hingga farmasi,” jelas Dr. Masni Meria Silalahi.

Selain fokus pada penanganan pasien yang hadir, dalam simulasi ini Siloam Hospitals Jambi juga harus memberikan pengertian dan juga pemahaman kepada keluarga terhadap kondisi pasien akibat kecelakaannya.

Selain berlaku di IGD, Code yellow juga berlaku di berbagai bangsal yang ada di Siloam Hospitals Jambi, sehingga penanganan pertama kepada pasien dapat dilakukan dengan cara yang baik.

“Jadi dari simulasi ini, kami dapat melihat kekurangan kami dimana. Apa yang perlu diperbaiki dan apa yang perlu ditingkatkan. Ini dilakukan agar kami bisa siap dan maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *