Dobrak.id – Kota Jambi, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., mengapresiasi peran perempuan sebagai pilar utama dalam membentuk generasi berkualitas. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Peringatan Hari Kartini ke-148 tingkat Kota Jambi di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Selasa (28/4/2026).
Mengusung tema “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi Menuju Indonesia Emas 2045”, peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini sekaligus memperkuat komitmen pemberdayaan perempuan di Kota Jambi.
Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa peran perempuan, khususnya ibu, semakin penting dari waktu ke waktu, terutama dalam menjaga keluarga dan mendidik anak sebagai generasi masa depan bangsa.
“Peranan ibu dari waktu ke waktu semakin meningkat, terutama dalam menjaga keluarga dan mendidik anak-anak sebagai generasi penerus,” ujar Maulana.Ia menilai, perempuan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak serta menjaga keharmonisan rumah tangga. Menurutnya, keberhasilan pembangunan juga sangat dipengaruhi oleh kualitas keluarga yang dibentuk oleh peran perempuan.
“Peran wanita dalam mendidik anak sangat krusial, di samping kontribusinya dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Pembentukan karakter utama ada pada ibu,” tegasnya.
Maulana juga menyebut, perempuan di Kota Jambi kini semakin menunjukkan kiprah signifikan di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, pendidikan, hingga sektor lainnya.
Ia menambahkan, peringatan Hari Kartini tidak boleh dimaknai sekadar seremonial, melainkan sebagai refleksi atas perjuangan panjang perempuan yang masih terus berlanjut hingga kini.
“Perempuan memiliki peran besar, tidak hanya di ruang publik, tetapi juga dalam keluarga sebagai fondasi utama membangun generasi berkualitas,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kota Jambi, Nadiyah Maulana, mengajak perempuan untuk meneladani semangat Kartini dengan menjadi sosok yang berdaya dan berkontribusi nyata dalam kehidupan.
“Ibu-ibu memiliki peran penting dalam mendidik anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang baik dan berkarakter, serta menjadi motor penggerak dalam pembangunan keluarga dan lingkungan,” ungkap Nadiyah.




