Dobrak.id – BUNGO, Warga Desa Tanah Priuk Bungo heboh dengan penemuan mayat seorang pria tergantung di pohon karet. Mayat berjenis kelamin laki-laki tergantung di pohon karet dengan seutas tali. Penemuan mayat ini terjadi di Desa Tanah Priuk Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas atau Taspelin, Kabupaten Bungo.
Warga yang pertama kali menemukan mayat, awalnya melintas hendak menyadap karet. terkejut dengan temaun ini, saksi langsung melapor ke pemerintah desa setempat. Lokasi penemuan mayat sendiri berjarak 50 meter dari jalan raya.
“Di jenazah tidak ada KTP atau alat pengenal lainnya. Penemuan mayat sekitar jam setengah 12 siang tadi (21/9). TKP di Simpang Bambu tepatnya di Kebun pak Yakub di depan bengkel Amri. Jarak jalan lintas ke TKP sekitar 50 meter,” ujar Ppda Kurniadi, Kanit Reskrim Polres Bungo.
Jasad Pria Tergantung di Pohon Karet !!! Setelah identifikasi, mayat langsung dibawa ke Rumah Sakit Hanafie Bungo untuk diperiksa lebih lanjut. Sayangnya tidak ada satupun tanda pengenal dari mayat pria ini, sehingga belum terungkap identitas pasti mayat tersebut. Untuk membantu proses pencarian datanya, petugas menyebarkan ciri-cirinya ke dua kecamatan yang terdekat dengan TKP.
Sementara itu menurut Dokter Opi Kurniawati, mayat berjenis kelamin laki-laki dan sudah mengalami proses pembusukkan sehingga sulit untuk di lakukan pemeriksaan lebih jauh. Namun Dokter Opi dapat memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Dokter memperkirakan, mayat telah meninggal selama 2 kali 24 jam.
“Sementara ditemukan korban laki-laki sudah tidak bernyawa. Kemudian kalau secara fisik mulai sulit di evaluasi karena proses pembusukan. Kalau dari pemeriksaan sementara sekarang, tidak ada tanda-tanda kekerasan atau dugaan kekerasan. Kemungkinan lebih dari 2×24 jam,” jelas dr Opi Kurniawati, Dokter RS Hanafie Bungo.
(Arief/Dobrak.id)





