Dobrak.id – BUNGO. Bupati Bungo bersama Wakil Bupati Bungo menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bungo dalam Rangka Penyampaian Kata Akhir Fraksi Terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021, Jum’at (1/7/2022). Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua II Martunis. Selain itu turut hadir Anggota Forkopimda, Sekda,Staf Ahli, Asisten Kepala OPD, Camat, Kabag, Para Lurah, ketua NU, MUI,LAM se- Kabupaten Bungo.
Sebagai mewakili pembacaan kata akhir semua fraksi, Al Jupri, S.Pdi dari Fraksi PDIP menyampaikan kesimpulan yang menjadi fokus bersaama, yaitu masih rendahnya serapan anggaran di beberapa OPD. Hal ini perlu menjadi evaluasi bagi OPD-OPD yang serapa anggarannnya masih rendah, mengingat saat ini sudah memasuki semester yaitu bulan Juli. Selain itu dewan juga meminta OPD yang berwenang di bagian aset unutk lebih cermat lagi dalam melakukan pendataan terhadap aset daerah. Selain itu dalam meningkatkan PAD, kiranya dapat menggunakan teknologi, sehingga tidak ada penyalahgunaan wewenang dan dapat menguntungkan diri oknum yang tidak bertanggung jawab.
Al Jupri menambahkan, diharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Bungo dapat membantu Perguruan Tinggi yang ada di Kabupaten Bungo, dan diharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Bungo untuk dapat membantu Tenaga Honorer menjadi P3K.
“Diharapkan juga Pemerintah Kabupaten Bungo untuk mengevaluasi lagi BUMD kalau memang BUMD selalu membebani Anggaran Pemkab untuk dapat ditinjau kembali.” kata Al Jupri.
Dalam sambutan Bupati Bungo menyampaikan terima kasih atas saran pendapat dari masing-masing fraksi.
“Masih banyak lagi pekerjaan kita yang belum tuntas dan perlu kerja keras kita bersama. Terutama masih adanya jalan yang menjadi tanggungjawab Kabupaten yang perlu kita perhatikan. Tentunya kita sesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Dan terima kasih atas kerjasama yang baik dari Semua Anggota DPRD Kabupaten Bungo.” tandas Mashuri.
( lim/Dobrak.id )












