Dobrak.id – JAMBI, Banjir rendam 100 rumah di Desa Demang. Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Sarolangun hingga Rabu Siang (7/9) memicu terjadinya banjir dadakan. Ketinggian air yang mencapai lutut orang dewasa sedikitnya merencam 100 rumah warga di Desa Demang Kampung Pondok Kecamatan Limun. Kades Demang Fahrul Rozi mengatakan, banjir karena meluapnya air Sungai Batang Limun.
“Kami masyarakat desa Demang mulai kebanjian malam tadi sekitar jam 2 dini hari. Banjir ini setidaknya menggenangi sekitar seratus rumah,” ujar Fahrul Rozi.
Banjir rendam 100 rumah di Desa Demang !!! Luapan air sungai mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 2 dini hari dan hingga pagi kondisi air masih terus mengalami peningkatan. Pemerintah desa berharap pemerintah daerah dapat mencari solusi atas banjir ini, pasalnya Desa Demang selalu menjadi langganan banjir jika terjadi hujan lebat dengan waktu yang lama.
Sementara itu, 80 Rumah Terendam di Desa Pulau Pandan

Banjir di Kabupaten Sarolangun tidak hanya terjadi di satu desa saja, namun juga berdampak pada desa lain. Seperti di Desa Pulau Pandan Kecamatan Limun, banjir akibat luapan air sungai Batang Limun dan Batang Asai merendam 80 lebih rumah warga di 3 RT, yakni RT 2, RT 6 dan RT 7. Hingga Rabu siang (7/9) ketinggian air terus bertambah mencapai pinggang orang dewasa. Menurut kades desa pulau pandan Jhon Jasmin, pihak desa belum memutuskan untuk melakukan evakuasi terhadap warga karena masih melihat kondisi air.
“Banjir merendam sekitar 83 rumah warga dari 3 RT. Saat ini belum ada evakuasi karena debit air belum begitu banyak, tapi kalau nambah-nambah terus nanti kita evakuasi,” ujar Jhon Jasmin.
Jika tidak terjadi lagi hujan lebat, maka kondisi banjir di Desa Pulau Pandan diprediksi akan mulai surut pada Kamis dinihari. Mengingat akan ada banjir kiriman kembali dari daerah yang berada di hulu Sungai Batang Limun dan Batang Asai. Warga dihimbau agar selalu waspada dengan perkembangan debit air.
(Surya/Dobrak.id)




