SOROTI STUNTING, SAH SUKSES PERJUANGKAN PAGU INDIKATIF BKKBN 2023 MENINGKAT

Dobrak.id – JAMBI. Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM menyoroti anggaran untuk penanganan stunting atau gizi buruk di Indonesia, tahun ini mencapai sekitar Rp 3 triliun atau naik 30% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pernyataan ini disampaikan anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut, yang menyatakan besaran anggaran diambil dari beberapa program yang kurang terfokus kemudian diarahkan untuk penanganan stunting, melalui Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

“Anggaran BKKBN dinaikkan signifikan. Tahun ini naik 30% menjadi sekitar Rp 3 triliun. Tahun 2023 diharapkan naik lagi,” ungkap bapak beasiswa Jambi (7/9) saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI dengan BKKBN.

Menurut SAH Komisi IX DPR RI akan melihat daerah-daerah yang bagus dalam menangani stunting untuk diambil pengalaman dan ilmunya.

Dengan demikian, pemerintah dapat mengambil kebijakan yang lebih tepat. BKKBN menurutnya mulai bagus, karena trend kasus stunting sudah turun di bawah 24%. Beberapa daerah bahkan sudah di bawah 14%.

Kunci kesuksesan penanganan stunting menurutnya adalah leadership dan kebersamaan.

“Bupati dan walikota harus mampu menggerakkan semua potensi di daerah, baik secara struktur dan nonstruktur, agar bersama bergerak menangani stunting,” tandasnya.

( lim / Dobrak.id )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *