Dobrak.id – KOTAJAMBI, Sopir angkot keluhkan MyPertamina karena tak punya android. Kebijakan pengisian BBM di SPBU menggunakan aplikasi MyPertamina di android sudah mulai berlaku di Kota Jambi. Penerapan kebijakan ini membuat para sopir angkot kebingungan, karena mereka sama sekali tidak memiliki Handphone yang dapat menginstal aplikasi tersebut.
Gunawan salah seorang sopir angkot mengatakan, dia tidak memiliki Handphone android untuk mengakses aplikasi MyPertamina. Selain itu, mereka juga sama sekali tidak bisa mengoperasikan android.
“Mau ngisi minyak subsidi katonyo harus pakai online, sementara kami dak punyo android. Adonyo cuman Hp senter, terus kayakmanolah? Serba salah jadinyo. Makin sarolah kami kalau dak biso mengisi minyak subsidi,” ujar Gunawan.
Sopir angkot keluhkan MyPertamina !!! Hal senada juga diungkapkan Saiful sopir angkot rute telanai-pasar. Saiful mengaku belum pernah sama sekali memiliki Handphone android dan sejenisnya. Selama ini Saiful yang telah berusia kepala 5 ini, paling hebat baru pernah menggunakan handphone senter 1 kali.
“Apo bendoe aplikasi tu pak, sayo dak tau nian. Sayo pernahlah nelpon sekali pakek hp senter, itupun minjam hp kawan. Kalau ngisi minyak nak pakai Hp nian, nah mati lah lagi kami ni,” keluh Saiful.
Saat ini, kebijakan pemerintah terkait pembelian Bahan Bakar Minyak menggunakan aplikasi MyPertamina sudah mulai berlaku di sejumlah SPBU. Namun masih juga ada SPBU yang memilih untuk belum menerapkan penggunaan aplikasi tersebut, karena merasa kasihan dengan masyarakat yang tidak memiliki Android atau tidak mengerti cara mengoperasikannya.
(Rudi/Dobrak.id)





