Dobrak.id, JAMBI – Ratusan mahasiswa UIN “nyaris” adu jotos dengan polisi. Setelah puas berorasi di Simpang BI, ratusan mahasiswa UIN bergerak ke gedung DPRD Provinsi Jambi. Mahasiswa yang hendak memaksa masuk, terlibat aksi saling dorong dengan polisi yang menjaga ketat pintu masuk gedung DPRD.
“Kami mau masuk pak, jangan halangi kami. Satu, dua, tiga maju …. ,” ujar sejumlah mahasiswa saat berusaha menerobos barikade polisi.
Mahasiswa UIN “nyaris” adu jotos dengan polisi !!! Aksi dorong-dorongan tak bisa terhindarkan saat ratusan Mahasiswa terus memaksa masuk ke dalam gedung DPRD Provinsi Jambi. Bahkan tidak hanya mahasiswa, puluhan mahasiswi UIN juga terlibat aksi dorong-dorongan dengan Polwan.

“Maju terus woy,,, maju, maju, maju,” teriak para mahasiswi yang berdesakan dengan barisan Polisi Wanita.
Massa aksi akhirnya ditemui ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto. Para mahasiswa mendesak DPRD juga turut bersuara dan bersama sama menyatakan penolakan terhadap kenaikan harga BBM ini. Permintaan mahasiswa disambut baik Edi Purwanto, yang menyetujui tuntutan aksi ini. Selain itu, Edi juga mengundang seluruh mahasiswa untuk hadir dan berdiskusi dalam forum grup diskusi yang akan digelar DPRD, terkait dampak kenaikan harga bbm bersubsidi pada Kamis 8 September 2022.

“Adik-adik yang saya hormati, tidak ada alasan bagi kami untuk tidak merespon apa yang menjadi aspirasi adik-adik. Karena memang, kedaultan tertinggi adalah di tangan rakyat. Dan saya yakin dan percaya, adik-adik adalah perwakilan dari seluruh masyarakat provinsi Jambi. Maka pada kesempatan ini kami juga akan meneruskan aspirasi adik-adik. Kita juga akan membuat forum yang lebih ilmiah, kita akan undang adik-adik besok jam 8. Untuk melaksanakan FGD terkait kenaikan BBM ini,” jelas Edi Purwanto di hadapan para Mahasiswa.
(Agustri/Dobrak.id)




