Dobrak.id – Kota Jambi, Gubernur Jambi Al Haris menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI dalam agenda pengawasan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pembahasan tata ruang, serta penanganan konflik agraria. Pertemuan berlangsung di Gedung Mahligai 9 Bank Jambi, Jumat (20/02/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, didampingi anggota Komisi II DPR RI, Taufan Pawe dan Azis Subekti. Rombongan disambut Gubernur Al Haris bersama jajaran Pemerintah Provinsi Jambi, komisaris dan direksi Bank Jambi, serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi.
Menurut Al Haris, kinerja Bank Jambi menunjukkan tren positif. Namun, tantangan utama masih berada pada aspek permodalan yang belum memenuhi ketentuan modal inti sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan.
“Secara kinerja, Bank Jambi menunjukkan tren yang positif. Tantangan kita saat ini adalah penguatan permodalan agar mampu bersaing dan memenuhi ketentuan regulasi. Melalui skema KUB, kami berharap kapasitas dan daya saing bank daerah semakin meningkat,” tambah Al Haris.
Terkait PT Jambi Indoguna Internasional, Al Haris menjelaskan proses perolehan Participating Interest pada sejumlah perusahaan minyak dan gas masih berjalan. Tahapan evaluasi menyeluruh tengah dilakukan sebelum keputusan final diambil.
“Kami mohon dukungan agar proses Participating Interest ini dapat segera terealisasi. Jika berhasil, ini akan menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah sekaligus memperkuat peran BUMD dalam sektor strategis,” tutup Al Haris.
Pertemuan diakhiri dengan sesi dialog antara Komisi II DPR RI dan para kepala daerah. Diskusi tersebut difokuskan pada penguatan tata kelola BUMD, optimalisasi pendapatan daerah, serta penyelesaian persoalan tata ruang dan agraria.




