KETOK PALU, APBD-P JAMBI TAHUN 2022 RP 4,302 TRILIUN

paripurna dprd jambi
Paripurna DPRD Provinsi Jambi Pengesahan RAPBD-P Provinsi Jambi 2022

Dobrak.id – KOTA JAMBI, Ketok palu, APBD-P Jambi tahun 2022 Rp 4,302 Triliun. Dalam gelaran paripurna Ranperda APBD-P 2022, Jum’at sore 30 September 2022. Gubernur Jambi Alharis bersama Pimpinan DPRD Provinsi Jambi, menandatangani persetujuan Ranperda. Ketua DPRD Edi Purwanto memimpin rapat pembahasan Ranperda tentang perubahan APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2022.

Setelah penyampaian laporan dari badan anggaran dan penyampaian pendapat akhir fraksi. DPRD bersama Gubernur menyepakati :

  1. Target pendapatan APBDPerubahan Tahun Anggaran 2022 bertambah sebesar 86.747.350.690,-
  2. Pendapatan APBDPerubahan Tahun 2022 menjadi 4.302.056.354.489,-
  3. Sedangkan APBDmurni Rp 4.215.309.003.799,-
  4. Sementara untuk alokasi anggaran tersebar di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dinas Kesehatan dan pada Dinas Pendidikan.

Setelah mendapatkan kesepakatan, Ketua DPRD bersama Gubernur melakukan penandatanganan berita acara persetujuan penetapan APBD Perubahan Provinsi Jambi.

APBD-P Jambi tahun 2022 Rp 4,302 Triliun !!! Gubernur Jambi AlHaris mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan para anggota DPRD yang telah bekerja keras. Dalam menyelesaikan seluruh rangkaian pembahasan APBD perubahan bersama Pemprov. Gubernur berharap kepedulian dan kerjasama dalam membangun Provinsi Jambi dapat terus terjalin dengan baik.

“Saya terima kasih banyak kepada pimpinan dan anggota dewan karena pembahasannya bisa sampai subuh. Namun demikian, kami merespon setiap apa yang telah disampaikan oleh dewan. Kita bersyukur pak bahwa dewan-dewan kita ini banyak mantan birokrat, politikus senior sehingga sudah banyak pengalaman,” ujar Alharis di sela Pidatonya.

APBD Murni 2023 Ditargetkan Rp 4,61 Triliun

Sementara itu, dalam rapat paripurna ini juga membahas tentang nota pengantar Ranperda APBD Provinsi Jambi tahun 2023. Dalam nota pengantar yang di sampaikan Gubernur Alharis, APBD 2023 di targetkan meningkat menjadi Rp 4,61 Triliun Rupiah. Peningkatan ini seiring terjadinya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Rancangan APBD 2023 sebagai berikut, Pendapatan Daerah 4,61 Triliun Rupiah jika di bandingkan dengan target pendapatan pada APBD Murni tahun 2022 maka terdapat peningkatan sejumlah 368,73 Miliar Rupiah atau naik sebesar 9,46%. Penjelasan terhadap target pendapatan tersebut dapat kami sampaikan sebagai berikut, Pendapatan asli Daerah di targetkan sejumlah Rp 2,01 Triliun atau berkontribusi sebesar 43,71% dari total Pendapatan Daerah. Pendapatan ini bertambah sebesar Rp 235,98 Miliar atau naik 13,25% dari Tahun 2022 yang ditargetkan sejumlah Rp  1,78 Triliun Rupiah,” pungkas Gubernur AlHaris.

(Azam/Naya/Dobrak.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *