Dobrak.id – KOTA JAMBI. Jelang hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah, kue kering di pasar mulai ramai di buru masyarakat. Bahkan dalam satu hari, omset penjual kue kering bisa mencapai Rp 3 Juta.
Menjelang hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah, masyarakat Jambi mulai berburu membeli kue kering untuk mengisi toples untuk dihidangkan sebagai cemilan lebaran bersama keluarga. terpantau di salah satu pusat penjualan kue kering di pasar Bedug Simpang Bata Kota Jambi, terlihat masyarakat memenuhi tempat penjualan kue kering. Selain menawarkan berbagai jenis kue, harganya juga cukup terjangkau. Sejumlah kue kering yang menjadi incaran masyarakat, diantaranya kue kacang telur dan kue yang berbahan kacang lainnya.
Meski masih di tengah pandemi Covid 19, namun omset dari kue kering yang terjual bisa mencapai Rp 3 Juta dalam satu hari. Hal ini diakui oleh salah seorang penjual kue Lia. Lia mengatalan, dirinya sangat mensyukuri dikarenakan lebaran tahun ini pasar bedug kembali dibuka. Ppasalnya di dua tahun sebelumnya pasar bedug tidak dibuka karena pandemi covid 19 yang masih tinggi.
“Kalau untuk omset tahun ini meningkat. Karena 2 tahun kemarin kami tidak berjualan karena pasar bedug ditiadakan karena korona. Omset dari 15 hari sebelum lebaran meningkat. Mulai dari sejuta, naik 2 juta dan sekarang sudah 3 juta. Itu kotor. Yang paling diburu masyarakat itu kue kacang telur.” pungkas Lia.
( zam/Dobrak.id )




