Dobrak.id – Muaro Jambi, Sejumlah kejadian banjir dadakan di kabupaten muaro jambi disebabkan oleh kelalaian masyarakat. Menyikapi hal itu masyarakat di himbau untuk tidak membuang sampah sembarangan, karena hal tersebut merupakan salah satu faktor yang menyebabkan drainase sungai tersumbat.
Beberapa kejadian bencana hidrometeorologi terjadi di kabupaten muaro jambi pada awal tahun 2025. Penjabat bupati muaro jambi raden najmi mengatakan, bencana banjir yang terjadi di beberapa kecamatan di kabupaten muaro jambi, disebabkan oleh kelalaian masyarakat itu sendiri. Banyaknya masyarakat yang membuang sampah ke sungai membuat aliran sungai terhambat. Sehingga pada saat hujan deras air yang terhambat oleh sampah menyebabkan banjir di pemukiman warga.
Salah satu faktor yang menyebabkan banjir dikarenakan banyaknya masyarakat yang membuang sampah ke sungai. Dirinya juga mengakui, adanya pendangkalan di beberapa sungai. Hal tersebut akan menjadi upaya pemkab untuk merelokasi pendalaman aliran sungai. Dirinya menghimbau, kepada seluruh pelaku usaha dan masyarakat, untuk tidak membuang sampah sembarangan. Karena hal tersebut merupakan salah satu faktor yang menyebabkan drenase sungai tersumbat.
Sementara itu dari catatan bpbd kabupaten muaro jambi, ada lima kejadian hidrometeorologi. Tiga diantaranya bencana banjir dan dua merupakan bencana angin kencang. Adapun daerah yang rawan banjir di muaro jambi seperti di kecamatan sekernan, jaluko, maro sebo, taman rajo, kumpeh ilir dan ilir.
(Dobrak.id/Yas)




